Menembus Kabut, Mengintip Potensi Ekonomi Pegunungan Bintang

Transportasi udara dengan biaya angkutan yang cukup tinggi menyebabkan harga barang kebutuhan pokok dan bahan bangunan menjadi mahal. Tapi daerah ini punya potensi sumber daya alam yang tumpah ruah. Jumlah barang masuk lebih tinggi sementara hasil alam yang keluar, nyaris tak ada.

 

PAGI itu, Kamis, 2 April lalu, cuaca di Bandara Sentani, Jayapura, cukup cerah. Saya dan dua teman dari OkNews, Frans Kasipmabin dan Fredy Nalsa harus terbang ke  Oksibil, Ibukota Kabupaten Pegunungan Bintang dengan menggunakan pesawat Trigana Air Sevice.

Pukul 09.45 Waktu Papua (WP), pesawat Trigana Air Service yang membawa kami (16 penumpang), lepas landasan Sentani. Tak ada rintangan yang berarti. Pilot Trigana yang sudah malang melintang di kawasan Pegunungan Papua itu, membawa kami masuk-keluar menembus kabut. Dan, nampak terlihat dari celah-celah kabut itu, kami melewati sungai-sungai besar, hamparan dataran yang luas serta gunung-gunung yang menjulang tinggi.

Sesudah 45 menit perjalanan, tampak sebuah kota di rimba raya. Pramugari pun memberitahukan, 2 menit lagi kami akan tiba di Bandara Oksibil.

Read more ...

Potensi Pengembangan UMKM dalam Kemandirian Masyarakat di Kabupaten Pegunungan Bintang

Oleh Septevanus R. Toding*

 

Ketika saya pertamakalinya menginjakkan kaki di Oksibil Kabupaten Pegunungan Bintang, kesan pertama takjub akan kebesaran-Nya. Kemudian setelah mengamati beberapa hal khususnya dalam perekonomian, banyak hal yang dijumpai sebagai potensi yang dapat dikembangkan. Sebagai nominator Penggerak Wirausaha Pemuda Tingkat Nasional Tahun 2015 oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia perwakilan Provinsi Papua, saya tergerak hati untuk menyumbangkan pemikiran saya melalui OkNews.

 

Perekonomian suatu daerah akan memiliki fundamental yang kuat, apabila ekonomi rakyat telah menjadi pelaku utama yang produktif dan berdaya saing dalam perekonomian nasional. Oleh karena itu, pengembangan wirausaha di seluruh lapisan masyarakat, khususnya dikalangan wirausaha muda sebaiknya diprioritaskan dalam pembangunan ekonomi daerah tersebut.

Pengembangan kewirausahaan pemuda diharapkan dapat menjadi solusi dalam meningkatkan stabilitas ekonomi, dengan pengembangan potensi kewirausahaan yang dimiliki oleh para pemuda, sehingga dapat menjadi jawaban bagi masalah ketenagakerjaan, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi suatu daerah.

Read more ...