Dalam 6 Bulan, 28 Anak Pedam Pegunungan Bintang Meninggal Dunia

Okbab-OkNews, Puluhan anak anak kampung Pedam, Distrik Okbab, Pegunungan Bintang Papua dilaporkan meninggal dunia akibat sejumlah penyakit yang diderita. Kejadian kematian ini pada bulan Agustus 2017 sampai Januari 2018 dengan jumlah kematian 28 orang.

Setelah kejadian kematian anak anak Pedam ini dimediakan, Tim dinas kesehatan kabupaten Pegunungan Bintang diterbangkan ke Kampung Pedam, distrik Okbab untuk melakukan kegiatan medis, antara lain pemeriksaan dan pengobatan oleh Tim Dokter Kabupaten. Tim ini diberangkatkan dengan dua pelait.

Tim pertama diketuai oleh Hubertus Uropmabin dengan membawa Obat- Obatan, pada hari Sabtu, 13 Januari 2018 menggunakan Pesawat AMA, sedangkan tim kedua diketuai oleh Wasini pada hari Senin, 15 Januari 2018 membawa Bahan Makanan (Bama) menggunakan Heli milik TNI Angkatan Darat.

Dalam pemeriksaan yang dilakukan oleh tim dokter kabupaten Pegunungan Bintang menemukan sejumlah penyakit, antara lain Campak, BCG, DPT, Polio, ISPA, Dehidrasi Berat, Gizi kurang. Sedangkan imuniasi yang dilakukan oleh perawat kepada 185 Balita menemukan beberapa penderita penyakit, antara lain penyakit Campak 99 Balita, BCG 1 bayi, DPT 7 Bayi, Polio 7 bayi, DT anak Kekas 1 dan 3 dibanding 25 orang sedangkan TT Bumil dan wus 48 orang.

Esebius Petege, salah satu Tim kesehatan yang diterbangkan ke kampung Pedam Distrik Okbab kepada media ini mengatakan dari hasil pemeriksaan dan melakukan imunisasi terhadap bayi umur 0 -5 tahun kami berhasil menemukan sejumlah penyakit, antara lain ISPA, CAMPAK, Gizi Kurang, Dehidrasi Berat, Polio, dan BCG, kata mantri Ese, kepada media Ini di Pedam, 27 Januari 2018.   

Faktor penyebab munculnya penyakit di kampung Pedam, distrik Okbab secara khusus dan Pegunungan Bintang secara umum adalah belum adanya pelayanan Imunisasi oleh pemerintah atau puskesmas terdekat dari tahun 2013 sampai sekarang, hidup di dapur yang berasap, tidak menjaga kebersihan dan lainnya.

Selain itu, Daud Wasini mengatakan penyakit yang diderita anak anak pedam ini merupakan kelalaian orang tua terhadap anak, tidak hidup sehat, makan minum dan tidur di tungku api. Akibatnya muncul berbagai penyakit. “Saya berharap harus ada promosi kesehatan menyangkut bagimana hidup sehat bagi masyarakat agar mereka benar benar mengerti dan memahami” ucap Daud Wasini. (Frans)